Menumbuhkan Semangat dan Inspirasi Sehat bagi Ibu melalui Kursus Nutrisi

Pada tahun 2023, kursus nutrisi dilaksanakan selama bulan Agustus sampai Oktober di 3 sekolah, yaitu PAUD Pamungkas, PAUD Tunas Bangsa dan TKQ Nurul Wi’dah. Dengan demikian, pada tahun 2023 seluruh sekolah anak usia dini yang ada di Krendang telah bermitra dengan YB3.

Kursus nutrisi dijalankan selama 7 minggu, yang terbagi menjadi sesi perkenalan, 5 minggu membahas setiap topik dari konsep Piring Sehat, serta sesi penutupan. Kursus berjalan dengan lancar, dan peserta paling banyak tercatat berasal dari PAUD Pamungkas, disusul oleh PAUD Tunas Bangsa dan TKQ Nurul Widah. Meskipun seringkali suasana yang dihadapi ketika waktu kursus tidak mendukung (berisik, orang atau kendaraan lalu-lalang, dan lain sebagainya), namun ibu-ibu mengikuti keseluruhan kursus dengan baik. Mereka terlibat aktif dalam diskusi dan juga praktek di kursus. 

Ada hal yang berbeda dengan kursus nutrisi di tahun 2023, yaitu adanya pengukuran antropometri seluruh peserta didik PAUD/TK, kartu baca untuk relawan, kuis di setiap sesi, serta menu baru untuk praktek di dalam kursus maupun dalam tantangan tiap minggunya. Perubahan ataupun pengembangan ini dilakukan tidak lepas dari penerapan nilai-nilai YB3. YB3 sangat menghargai setiap masukan yang diberikan oleh masyarakat yang dilayani, karena YB3 menginginkan merekalah sesungguhnya yang akan memiliki atau melanjutkan setiap program yang telah diinisiasi.

Pengukuran antropometri anak dilakukan dengan mengukur berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan saat sesi perkenalan kursus nutrisi. YB3 bekerjasama dengan organisasi mahasiswa kedokteran, yaitu CIMSA. Hasil pengukuran langsung diolah secara sederhana dengan rumus BMI untuk anak usia dini. Para ibu yang hasil pengukuran anaknya di bawah standar, dikumpulkan dan diberi edukasi serta diwadahi untuk berdiskusi tentang memecahkan masalah tersebut. Juga didorong untuk mengikuti kursus nutrisi yang akan dilaksanakan selama 5 minggu berturut-turut.

Sesi kursus rata-rata berdurasi 60-90 menit. Menu yang dipakai di setiap kursus pada siklus ini dirasa lebih sederhana dan lebih praktis. Kami mengamati bahwa hal ini berpengaruh pada sesi diskusi menjadi lebih panjang. Ibu-ibu lebih leluasa bertanya dan saling menceritakan pengalaman terkait dengan topik nutrisi yang sedang dibahas. Pada akhir masing-masing sesi, peserta diberi tantangan untuk mencoba membuat menu sehat sederhana dari video yang dikirimkan oleh tim YB3 ke WAG kursus nutrisi di masing-masing kelompok. Ibu-ibu yang membuat menu sehat mengirimkan foto dan video. Ibu-ibu terlihat antusias mencoba membuat setiap menu yang diberikan setiap minggu selama kursus. WAG menjadi aktif dan ibu-ibu saling memberi semangat bagi ibu lainnya supaya membuat menu yang ada dalam video.

Pada tahun 2023, para relawan lokal di masing-masing kelompok kursus dibekali dengan kartu baca. Kartu baca ini membantu mereka untuk membawakan kursus mulai dari awal hingga akhir materi. Materi masih diberikan dalam bentuk menonton bersama video edukasi dari Kak Steffi relawan ahli nutrisi YB3, lalu dibantu dengan sesi diskusi dalam kursus bersama tim YB3. 

Sesi penutupan dilakukan bersama dengan kepala sekolah dari masing-masing PAUD/TKQ. Semua peserta ditantang untuk mengingat dan melakukan kembali gerakan yel-yel dari setiap sesi. Ibu-ibu ternyata masih mengingatnya! Kami senang sekali. Dilanjutkan dengan pembagian sertifikat bagi relawan lokal dan semua peserta yang menghadiri kursus setidaknya 4 kali. Relawan mendapat penghargaan berupa paket sehat sederhana. Dan hal yang ditunggu ibu-ibu adalah undian bagi semua peserta yang mengerjakan tantangan menu sehat setiap minggunya. Ibu-ibu yang namanya keluar dalam undian mendapat paket sehat sederhana.  

Dari keseluruhan rangkaian kegiatan kursus nutrisi di tahun 2023, hal yang paling menyenangkan bagi YB3 adalah mengetahui bahwa ibu-ibu mempraktekkan pola hidup sehat dengan kemampuan yang mereka miliki dan cara yang sesuai untuk masing-masing orang. Dalam sesi tertentu, kami mendengar cerita dari seorang ibu yang mencoba menasihati anaknya agar tidak minum teh saat makan protein (waktu makan) dan lebih baik menggantinya dengan air putih saja. Di lain tempat, kami mendengar cerita ada ibu yang mulai mengurangi penggunaan garam dan gula serta membatasi minum teh atau kopi dan menggantinya dengan minum air putih saja. Bahkan setelah kursus, ada 1 ibu yang menceritakan kepada kami bahwa ia termotivasi kembali untuk mengkonsumsi beras merah setelah mengikuti kursus nutrisi, meskipun hanya dia sendiri saja yang melakukan itu dalam keluarganya. Ketika ibu konsisten melakukan perubahan tersebut, ia merasakan manfaatnya, yaitu berat badannya mulai berkurang dan ia merasa lebih segar daripada sebelumnya. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Hubungi Kami!