K-Pop punya fandom, gerakan pemberdayaan punya relawan

Penyuka Korean Pop tentu sudah tidak asing dengan yang namanya fandom. Fandom adalah komunitas penggemar K-Pop. Biasanya masing-masing artis atau grup K-Pop punya fandom tersendiri yang diberi nama unik. Komunitas penggemar ini yang biasanya menjadi penikmat atau bahkan pelanggan loyal bagi K-Pop tersebut. Tidak jarang mereka bahkan melakukan inisiatif positif atas nama grup band K-Pop favorit mereka.

Tidak kalah dengan K-Pop, kamu juga bisa mulai membangun komunitas pendukung inisiatif baikmu.

Bagaimana caranya? Dalam artikel ini kami akan berbagi kisah cara YBBB membangun komunitas relawannya mulai dari 2 orang hingga saat ini berjumlah sekitar 40 orang. 

  1. Mulai dari teman dan keluarga

Kamu dapat mulai dari lingkaran terdekat yang pastinya mempercayai pemikiran dan visimu. Ajak beberapa teman atau keluarga untuk mendukungmu sebagai pendukung di sosial media atau relawan dalam inisiatif baikmu

  1. Bagikan inisiatif baikmu

Salah satu cara termudah untuk mengajak orang lain terlibat dalam inisiatif baikmu dengan menunjukkan pada mereka portofolio dari apa yang kamu lakukan. Bagikan inisiatif baikmu di sosial media pribadi atau kamu juga dapat membuat sosial media khusus dengan nama menarik untuk inisiatif baikmu.

  1. Mendaftarkan inisiatif baikmu dalam lembaga atau komunitas pencari relawan

Saat ini semakin banyak platform sosial media dan komunitas yang bergerak khusus dalam pencarian relawan. Dua diantaranya yang bersedia mempromosikan perekrutan relawan tanpa memungut biaya yaitu Indorelawan dan id_volunteering. Kedua akun sosial media di Instagram ini telah memiliki ratusan ribu pengikut, sehingga bisa dipastikan inisiatif baikmu akan semakin dikenal luas dan kamu bisa mendapat lebih banyak relawan.

Sudah mendapat relawan untuk inisiatif baikmu? Lalu apakah berarti sekarang kamu dapat berpuas diri dan membiarkan relawan mengerjakan bagian mereka? Tentu tidak. Relawan yang merasa tidak puas dapat menjadi boomerang untuk inisiatif baikmu dan juga kamu pasti tidak mau menghabiskan waktu mengurus relawan yang tidak berkomitmen. Berikut YBBB bagikan tips mengelola relawan agar kamu dan relawan sama-sama senang berkontribusi dalam kebaikan.

  1. Tak Kenal Maka Tak Sayang

Hal pertama yang perlu relawan ketahui adalah apa peran yang diharapkan dari mereka dan apa yang bisa mereka dapatkan dengan bergabung sebagai relawan di komunitasmu. Kamu mungkin berpikir bahwa poster yang informatif dengan gambar dan desain yang cantik cukup untuk menjawab kebutuhan ini. Tapi nyatanya tidak teman-teman, dengan tingkat literasi kedua terendah di dunia, warga Indonesia terkenal tidak suka membaca. Untuk itu penting mengadakan briefing awal dan interview sebelum mengikat komitmen jangka panjang dengan relawan.

  1. Tugas dan Tanggung Jawab Secukupnya

Relawan bukanlah staff part time atau bahkan full time. Mereka memiliki tugas dan tanggung jawab di luar kegiatan kerelawanan yang pastinya menjadi prioritas dalam kehidupan mereka. Untuk itu penting agar kamu tidak menyerahkan tanggung jawab yang terlalu besar melebihi kapasitas relawan. Pastikan juga kamu melakukan supervisi dari waktu ke waktu untuk memastikan relawan mampu memenuhi tugas dan tanggung jawab mereka.

  1. Bangun Komunitas Inspiratif

Terakhir namun tidak kalah penting, jadikan pengalaman relawan menyenangkan dan bermakna. Banyak di antara relawan mau terlibat agar dapat berkontribusi membangun sesama, tunjukkan rasa terima kasihmu pada relawan dengan memberi tahu bagaimana kontribusi mereka memberi dampak bagi sesama. Kamu juga dapat mengadakan kegiatan keakraban untuk membangun rasa kepemilikan di antara relawan.

Walaupun membangun program relawan yang kuat tidak semudah membalik telapak tangan, tapi percayalah bahwa dengan berjejaring, komunitas dan inisiatif baikmu dapat semakin berkembang dan bermakna bagi sesama. Selamat berjejaring!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Hubungi Kami!