Bekal makanan super aestetik atau super sehat?

Ketika berbicara dengan seorang teman yang juga adalah ibu rumah tangga, ia  menyampaikan saat ini sedang marak ‘pamer’ bekal makanan anak yang super aestetik dan  dibentuk dengan menarik, dengan harapan anak menyukai bekal yang disediakan dan  menghabiskannya dengan lahap. Ia lalu meneruskan, ada beberapa menu yang disiapkan  menurutnya kurang sehat. Jadi, bagaimana sih kita memastikan bahwa kita mempunyai diet yang  sehat dalam keseharian kita?  

Kuncinya adalah memastikan bahwa jumlah kalori seimbang dengan aktivitas keseharian.  Seorang pekerja kantoran tentu memiliki kebutuhan kalori yang berbeda dengan seorang atlit. Jadi,  berikan tubuh Anda energi yang ia perlukan secukupnya. Bagaimana Anda bisa mengetahuinya  secara sederhana?  

Perhatikan saja keadaan tubuh Anda. Jika Anda memberi tubuh Anda asupan makanana atau  minuman yang berlebih, maka kelebihan energi akan tersimpan sebagai lemak di dalam tubuh, yang  dapat mengarahkan Anda pada kondisi berat badan berlebih hingga obesitas. Sebaliknya, jika Anda  memberikan tubuh Anda asupan yang terlalu sedikit, maka Anda akan kehilangan berat badan di  bawah normal. 

Selain itu, pastikan bahwa kita mengkonsumsi beraneka ragam jenis makanan. Setiap jenis  makanan mengandung berbagai zat gizi yang berbeda dan dibutuhkan oleh tubuh. Dengan  memakan aneka jenis makanan, tubuh akan mendapatkan semua nutrisi yang ia butuhkan. 

Sebenarnya darimana kalori berasal? 

Kalori dipakai untuk mengukur jumlah energi yang terdapat dalam makanan. Ada enam  nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, yaitu karbohirat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Kalori  berasal dari karbohidrat, protein dan lemak.  

Karbohidrat ditemukan paling umum dalam biji-bijian (serealia), kacang-kacangan, pasta,  juga dalam buah-buahan dan sayuran. Protein terkandung dalam hewan dan produknya (ikan,  daging, telur, susu, produk susu), juga dari kacang-kacangan dan produknya (tahu, tempe). 1 gram  karbohidrat atau 1 gram protein menghasilkan 4 kalori.  

Lemak juga terdapat dalam hewan dan dari tanaman serta produknya. Asupan lemak harus  diperhatikan. Lemak memang diperlukan tubuh untuk proses penyerapan vitamin A, D dan E dalam  tubuh. Namun, kalori yang dihasilkan per gram lemak adalah 9 kalori – 2 kali lipat yang dihasilkan  karbohidrat maupun protein. Selain itu, demi mengecilkan risiko kesehatan jantung Anda, 

konsumsilah makanan yang mengandung lemak tidak jenuh. Misalnya minyak jagung, minyak  zaitun, minyak bunga matahari, alpukat, kacang-kacangan, almond, minyak ikan, ikan salmon, ikan  sarden (bukan kalengan), ikan kembung. 

× Hubungi Kami!