Refleksi perjalanan pemberdayaan selama 5 tahun pertama

Lima tahun lalu kami memulai pelayanan ini dengan harapan akan tumbuhnya pemberdayaan. Melalui lima tahun kami belajar dan bertumbuh bersama warga. Dari ibu-ibu yang merubah pola makan keluarga menjadi lebih sehat, remaja yang mampu menjaga diri, anak muda yang menjalankan taman baca, hingga keluarga difabel yang saling mendukung — semua kisah ini menyatu menjadi mozaik perjalanan kami: perjalanan menuju komunitas berdaya yang tumbuh dari dalam.

Perjalanan yang tidak mudah, namun worth the value. Ada kalanya kami merasa kecewa, gagal, bingung, namun bersama-sama kami terus punya harapan. Harapan-harapan itu muncul bukan dari kucuran dana atau tindakan heroik individual. Harapan-harapan itu muncul perlahan dari testimoni-testimoni sederhana, seorang ibu yang berkata, “Wah saya baru tahu kalau gula itu takarannya hanya boleh segitu!” atau ibu lain yang tiba-tiba menghampiri kami, “Kak, sejak saya ikut kursus, gula di teh saya kurangin, dari yang tadinya 3 sendok, sekarang sedikit aja. Anak saya malah saya buang es teh nya” serunya sambil tertawa.

Kisah yang berbeda muncul dari kacamata staff yang menyaksikan bagaimana sekelompok remaja yang lahir dalam situasi serba berkekurangan. Tujuh orang remaja dimana empat di antara mereka tidak mampu melanjutkan sekolah dan harus mengambil kejar paket. Namun mereka bergotong royong menyumbang buku, komik, alat warna, serta menjalankan Taman Baca dengan satu harapan: “supaya jangan sampai ada lagi anak-anak kecil yang bernasib sama seperti kita,” tutur mereka.

Perjalanan keluarga dengan anak disabilitas juga membangkitkan rasa haru. Membesarkan anak disabilitas tidaklah mudah, namun keluarga-keluarga ini dengan tabah menanggung beban ekonomi serta pengasuhan. Dipertemukan lewat kelompok dukungan, mereka saling mendengar, berbagi cerita, menuangkan beban dalam dada serta bertukar informasi untuk pengasuhan anak.

Lepas lima tahun kami sadar bahwa kami selayaknya anak yang baru berjalan berjalan, masih dalam tahap menemukan. Lapisan demi lapisan dari perjalanan memberdayakan ini terkuak dan membuat kami terpukau akan indahnya perwujudan komunitas yang saling bahu membahu. Kami berharap perjalanan ke depan akan menjadi semakin nyata. Nyata dari segi dampak yang dirasakan masyarakat, berkembang semakin luas menjangkau penerima manfaat yang baru, warga-warga yang siap dan sedang menunggu adanya pribadi dan lembaga yang melihat potensi mereka dan mendekati mereka dengan cara yang tepat.