Nilai Dampak Dalam Bina Berdaya Bangsa

“Saya pikir program kita harusnya menjawab kebutuhan nyata yang dirasakan masyarakat, dengan demikian mereka akan menjadi antusias mengikuti program.”

“Iya setuju. Tapi kita tidak bisa hanya melihat unsur kebutuhan masyarakat. Kita juga perlu memastikan bahwa program tersebut akan bermanfaat dalam jangka panjang juga bagi masyarakat luas.”

Demikian mungkin kira-kira percakapan awal mengapa pada akhirnya “tepat sasaran dan berdampak” menjadi salah satu dari lima nilai utama yang dipegang YB3. Seiring berjalannya waktu, kami belajar bahwa mempraktekkan nilai ini tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Perjalanan Model Pengukuran Dampak Yang Digunakan YB3

Pada awal pembentukan, YB3 menggunakan metode logframe yang disandingkan dengan scorecard dalam menentukan kelayakan sebuah program. Khususnya dalam pengukuran dampak, kami menggunakan rumusan impact sebagai target jangka panjang, outcome sebagai target jangka menengah dan output sebagai target jangka pendek.

Keterangan tabel: contoh rumusan pengukuran dampak YB3 pada awal perjalanan kami.

Seperti halnya kupu-kupu yang melalui proses metamorfosis untuk mencapai tubuh dewasanya, YB3 juga terus belajar dan bertumbuh untuk memastikan setiap program yang kami jalankan tepat sasaran dan berdampak.

Keterangan foto: upaya mengevaluasi, menganalisa dan menyempurnakan dampak Yayasan yang dilakukan terus menerus.

Kami belajar bahwa ada ragam metode mengukur dampak, seperti Social Return on Investment (SROI), Theory of Change, Lean Method, Siklus Penciptaan Dampak Sosial dan lainnya. 

Kini, kami masih menggunakan metode logframe, walau demikian cara pengukuran dibuat menjadi lebih tajam yaitu tidak hanya menggunakan hasil survei pre dan post kegiatan, namun juga ada pengukuran antropometri anak di Program Keluarga Sehat dan metode perumusan dampak untuk program-program lainnya yang sedang kami kembangkan.

Proses Berpikir

Dalam membantu merumuskan dampak, sebenarnya ada beberapa pertanyaan sederhana yang dapat digunakan untuk memulai proses berpikir seperti yang terlihat pada bagan berikut (diambil dari buku Measuring and Improving Social Impacts karangan Marc J. Epstain dan Kristi Yuthas):

Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu Anda mengembangkan kerangka berpikir dan membuat rumusan awal dampak yang ingin dicapai.

Prinsip Penting

Perlu diingat bahwa seberapapun baiknya rumusan dampak Anda, semua itu tidak akan banyak bermanfaat jika tidak dibarengi dengan evaluasi rutin untuk menilai secara objektif apakah Anda memang sudah on track untuk mencapai dampak yang Anda harapkan.  

Bagi kami di YB3, upaya evaluasi ini kami lakukan secara rutin setahun sekali dan empat tahun sekali untuk memastikan bahwa dampak jangka pendek dan dampak jangka panjang benar-benar telah dapat tercapai.  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Hubungi Kami!