Workshop Comprehensive Community Planning @Belajar Raya

Anda telah merencanakan sebuah proyek untuk memberdayakan sebuah komunitas, mungkin komunitas pra sejahtera yang ingin Anda bangun, atau mungkin komunitas dimana Anda dibesarkan. Anda menyewa tempat, bekerja sama dengan CSR, membagikan flier, pada harinya Anda telah siap dan antusias menyambut kedatangan orang-orang. Namun ternyata hanya sedikit atau bahkan tidak ada yang datang.

Pernah mengalami situasi serupa? Ternyata Anda tidak sendirian. Dalam artikel ini saya akan mengenalkan metode Comprehensive Community Planning untuk menghindari situasi di atas terjadi. 

Apa dan Mengapa CCP?

Komunitas adalah kata kunci dari metode CCP. Karena itu metode CCP merupakan metode yang merangkul dan bersifat inklusif. Beberapa keuntungan menggunakan metode CCP antara lain: (1) memetakan dengan lengkap harapan, kekuatan dan aset komunitas, (2) bersifat inklusif – no one left behind, (3) karena melibatkan semua pihak maka mendorong terjadinya sinergi dan aneka ide, juga komitmen dari semua pihak untuk menjalankannya bersama (4) menggerakkan setiap bagian komunitas kepada tujuan bersama, dan (5) membantu komunitas mendapat dana untuk proyeknya karena telah memiliki perencanaan dan pendataan yang komprehensif.

Kontekstualisasi di Indonesia dan masyarakat Indonesia

Metode CCP belum banyak digunakan di Indonesia, namun rakyat Indonesia sendiri telah lama menganut filosofi yang sejalan dengan semangat CCP. Filosofi ini disebut gotong royong. Istilah gotong royong berasal dari bahasa Jawa, ‘gotong’ berarti bekerja dan ‘royong’ berarti bersama, gotong royong kerap digunakan saat pembangunan infrastruktur maupun proses dalam merawat lingkungan.

Dalam konteks pengembangan masyarakat, semangat gotong royong tertuang secara teknis dan menjadi lebih komprehensif serta terencana lewat lembar kerja, tools dan tahapan CCP. 

Sosialisasi Mengenai CCP oleh YB3 – Belajar Raya

Bina Berdaya Bangsa menggunakan pendekatan CCP untuk mencapai visi kami yaitu menuju komunitas berdaya dalam masyarakat perkotaan pra sejahtera dengan memaksimalkan potensi lokal. Walaupun saat ini kami belum sampai pada tahap mempraktekkannya dengan seluruh lapisan dan golongan masyarakat, namun kami mendapati bahwa metode ini mendorong adanya kemandirian yang menuju pada keberlangsungan jangka panjang program.

Metode CCP mengajak anggota masyarakat yang diberdayakan menyadari masalah sosial yang dihadapi, memetakan kekuatan di masyarakat untuk mengatasi masalah sosial tersebut dan berpikir kritis dalam menanganinya. Pada akhirnya, CCP mendorong masyarakat untuk bertumbuh dan berkembang mencapai potensi maksimalnya.

Sosialisasi Metode CCP yang dibawakan Bina Berdaya Bangsa dalam Festival Pendidikan “Belajar Raya” dari jaringan “Semua Murid Semua Guru.”

Secara sederhana CCP terdiri dari lima tahapan untuk menjawab lima pertanyaan utama. Namun yang juga esensi sebelum Anda memulai CCP adalah pentingnya berkomunikasi dan melibatkan semua pihak, memastikan bahwa setiap golongan mau terlibat mengubah lingkungan atau komunitas menjadi lebih baik. Singkatnya, mengumpulkan orang-orang yang sevisi dengan Anda dalam komunitas tersebut.

Berikutnya barulah memulai kelima tahapan CCP. Pada tahap pertama, komunitas perlu mencari tahu bersama konteks sejarah dari komunitas.Hasil dari fase ini adalah pemahaman bersama tentang masa lalu komunitas, yang mengarah ke masa kini. Di tahap kedua, komunitas diajak menjawab pertanyaan “di mana kita sekarang?” Hasil utama dari fase ini adalah profil komunitas. Dilanjutkan dengan tahap ketiga yaitu membantu komunitas Anda menjawab pertanyaan “ke mana tujuan kita?” Ini termasuk visi, tujuan dan sasaran jangka panjang komunitas. Visi menggambarkan sebuah masa depan yang ideal atau kehidupan yang baik. Kemudian barulah di tahap keempat komunitas Anda perlu menjawab pertanyaan “bagaimana kita akan sampai di sana?” Hasil utama dari fase ini adalah rencana aksi. Rencana aksi strategis berarti bahwa aksi-aksi tersebut dipilih, diprioritaskan, dan diorganisir sedemikian rupa sehingga memungkinkan untuk dicapai. Dan akhirnya di tahap terakhir komunitas melakukan monitoring dan evaluasi.

Bagaimana dengan komunitas Anda, apakah sempat terpikir untuk melakukan proses CCP atau sebagainya? Mari menghubungi kami untuk membahasnya lebih lanjut.